Tinjauan Ekoteologi Islam pada Tradisi Mattammubulung Masyarakat Desa Bakaru Pinrang

Authors

  • Sudarman Sudarman Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Pinrang, Indonesia
  • Amalia S. Tapparang Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Pinrang, Indonesia
  • Muhammad Amin Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Pinrang, Indonesia
  • Nurul Aini Sekolah Tinggi Agama Islam DDI Pinrang, Indonesia
  • Asriadi Arifin Institut Agama Islam DDI Sidenreng Rappang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59966/ekalaya.v4i3.2883

Keywords:

Islamic Ecotheology, Khilafah, Mizan, Local Wisdom, Mattammubulung

Abstract

The discourse on Islamic ecotheology in relation to local traditions offers an understanding that environmental preservation is not merely a technical matter but also carries moral-spiritual and cultural dimensions. Local traditions may therefore serve as a representation of environmental preservation concepts grounded in spiritual values. This study aims to examine and elaborate on the points of convergence between the values embedded in the mattammubulung tradition of Bakaru Village, Pinrang, and the concept of environmental preservation rooted in Islamic values. This research employs a qualitative method with a descriptive-phenomenological approach, focusing on the practices and rituals of the mattammubulung local wisdom and analyzing them through the lens of Islamic ecotheology, particularly the values of amanah-khilafah (trusteeship-vicegerency) and mizan (balance). Data were collected through observation and in-depth interviews. The results of the study indicate that the mattammubulung tradition is a manifestation of ecological awareness built through a harmonious pattern of relationships among humans, the Creator, fellow human beings, and nature. The implementation of Islamic eco-theology in this tradition is tangibly manifested through two main pillars: (a) the concept of amanah-khilafah (trusteeship and stewardship), which reflects the ethical responsibility of humans as leaders and managers of agricultural land based on sustainable utility principles; and (b) the value of mizan (balance), which underlies preventive actions against environmental damage (fasad) to achieve the orientation of common good (maslahah) and ecosystem stability.

References

Al Mubarok, A. F., Syah, I. P., & Ismat, R. (2026). Relasi Manusia dan Alam dalam Al-Qur’an (Analisis Tafsir Tematik Ayat-Ayat Ekologi tentang Prinsip Konservasi Lingkungan). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1). https://doi.org/10.52434/jpai.v5i1

Alfianti, N. N. M., Verawati, T., Zaini, A., & Anam, R. K. (2026). Pendidikan Islam Dan Tradisi Lokal: Telaah Literatur Tentang Dinamika Penolakan, Penerimaan, Dan Akomodasi. As-Sulthan Journal of Education, 3(1), 208–215. https://ojssulthan.com/asje

Alvatyka, I., Febriani, R., Lestari, S. D., Hadinata, A. S., Hosiah, A., & Nurhabibah, D. (2026). Konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(3), 819–829. https://doi.org/10.61722/jinu.v3i3.9946

Arifin, A., & Markarma, M. R. (2024). Ekonomi Islam (Sebuah Tinjauan Filsafat: Ontologi; Epistemologi; Aksiologi). EKALAYA: Jurnal Ekonomi Akuntansi, 2(3), 186-194.

Arifin, A., Abubakar, A., Haddade, H., & Ramadhani, S. (2023). Simbiosis Mutualisme: Hukum Islam dan Perbankan Syariah: Symbiotic Mutualism: Islamic Law and Islamic Banking. Al Rikaz: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2), 1-13.

Adi, I., Arifin, A., & Syam, A. (2025). Manajemen Keuangan Keluarga dalam Tradisi Uang Panai'Bugis: Analisis Ekonomi Islam. Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah, 4(1), 14-23.

Arifin, A., Kara, M. H., & Masse, R. A. (2023). Reflection On The Roots Of Islamic Economics In The Era Of The Rasulullah SAW and Khulafaur Rasyidin. Imara: Jurnal Riset Ekonomi Islam, 7(2), 137-146.

Armansyah, Jaman, U. B., & Abidin, Z. (2025). Ekologi Leuit dan Keadilan Lingkungan: Membangun Hukum dari Kearifan Lokal Sunda. PT Arunika Aksa Karya.

Azis, N. C. (2025). Dari tauhid ke ekologi: Menemukan kembali spiritualitas Islam dalam pelestarian alam. Al Hikamh: Jurnal Hukum Dan Keislaman, 1(2), 99–114. https://doi.org/10.64481/x851rn03

Bawono, P. S., Wardhana, I. J. K., & Budiyanti, S. (2025). Kearifan lokal terhadap konservasi lingkungan masyarakat adat pesisir Desa Ujung Alang, Kec. Kampung Laut, Segara Anakan, Kabupaten Cilacap. Prosiding SeNSosio (Seminar Nasional Prodi Sosiologi), 6(1), 232–245. https://proceeding.unram.ac.id/index.php/sensosio/article/view/3549

Bentalen, S. F., Mamarodia, M. Y., & Diamanti, G. (2026). Menjalin Relasi Tuhan, Manusia dan Alam Melalui Tradisi Mane’e. Jurnal Seri Mitra (Refleksi Ilmiah Pastoral), 5(2, Juli), 529–544. https://doi.org/10.53396/jsm.v5i2,%20%20Juli

Effendi, D. I. (2025). Ekoteologi sebagai basis etika lingkungan dalam tradisi agama dan kearifan lokal. https://digilib.uinsgd.ac.id/

Farhaeni, M. (2023). Etika Lingkungan, Manusia dan Kebudayaan. Deepublish. https://books.google.co.id/books?id=GUpKEQAAQBAJ

Hapsah, R. H., Zahrah, F. A., & Yasin, M. (2024). Dinamika interaksi manusia, masyarakat, dan budaya dalam era globalisasi dan modernisasi. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (Sinova), 2(2), 191–202. https://doi.org/10.71382/sinova.v2i2.149

Haward, A. S. (2021). Ekologi Integral: Alternatif Dalam Krisis Lingkungan Hidup. MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion (MIJPR), 37(2), 152–176. https://doi.org/10.26593/mel.v37i2.6295

Indonesia Environment & Energy Center. (2025). Data Kerusakan Lingkungan: Fakta, Dampak, dan Upaya Pemulihan. Environment-Indonesia.Com. https://environment-indonesia.com/data-kerusakan-lingkungan/

Irawan. (2017). Ekologi spiritual: Solusi krisis lingkungan. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 2(1), 1–21. https://doi.org/10.32923/sci.v3i2.945

Jannah, F. M. (2025). Filsafat Ekologi dan Antropocentrisme dalam Krisis Iklim: Menggali Peran Manusia dalam Menghadapi Krisis Lingkungan Global. Al-Afham: Journal of Islamic Studies, 2(1), 75–90. https://doi.org/10.62509/ajis.v2i1.247

Kristyanto, T. H. W., & Destyanto, T. Y. R. (2025). Geologi Lingkungan & Ekoteologi: Jembatan Pengetahuan & Iman dalam Memandang Isu Lingkungan. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34305/1/Geologi Lingkungan dan Ekoteologi.pdf

Kusumastuti, Y., Judijanto, L., Alirejo, H. M. S., Mutoharoh, M., Umalihayati, U., Chandra, K., Ifadah, E., Efitra, E., & Yunita, N. (2026). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Teori dan Aplikasinya. PT. Sonpedia Publishing Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=8OqtEQAAQBAJ

Lasiyono, U., & Alam, W. Y. (2024). Metode Penelitian Kualitatif. MEGA PRESS NUSANTARA. https://books.google.co.id/books?id=_9b-EAAAQBAJ

Lolangion, F., Runturambi, M. C., & Kawuwung, J. (2021). Menelaah Antroposentris Dalam Menyikapi Krisis Lingkungan Dari Perspektif Teologi Penciptaan. Tumou Tou, 8(1), 1–9. http://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/tumoutou

Mahaswa, R. K. (2022). Tapal Batas Krisis Lingkungan Hidup Perspektif Materialisme Baru. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 8(4), 1351–1360. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i4.1075

Mardliyah, W., Sunardi, S., & Agung, L. (2018). Peran Manusia Sebagai Khalifah Allah di Muka Bumi: Perspektif Ekologis dalam Ajaran Islam. Jurnal Penelitian, 12(2), 355–378. http://dx.doi.org/10.21043/jp.v12i2.3523

Marpaung, R. R. (2023). Peran manusia sebagai khalifah di muka bumi dari perspektif ekologis dalam ajaran agama Islam. Maliki Interdisciplinary Journal, 1(3), 225–234. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Nadi, Putra, M. A. G., & Gufron, I. A. (2026). Eco Sufism: Bentuk Relasi Tuhan Dan Alam Dalam Menjaga Lingkungan Dari Kerusakan. Juteq: Jurnal Teologi & Tafsir, 3(1), 89–98. https://languar.net/index.php/JUTEQ

Nhadea, D. A. (2026). Ekoteologi Dalam Tradisi Lelang Lebak Lebung: Relasi Manusia, Alam, dan Spritualitas di Masyarakat Desa Baturaja. UIN Raden Intan Lampung. https://repository.radenintan.ac.id/45531/

Pananrang, A. D. (2026). Islam Sebagai Basis Ekoteologi: Rekonstruksi Relasi Manusia, Alam, dan Tuhan. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai, 5, 9–18. https://doi.org/10.47435/sentikjar.v5i0.4427

Pratama, P. A., & Zaimasuri, Z. (2025). Pendidikan Pelestarian Hutan Melalui Komunikasi Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal. Mudabbir: Journal Research and Education Studies, 5(2), 2257–2270. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1490

Qurrotul’ain, D., & Soleh, A. K. (2024). Krisis Lingkungan (Human-Ekologi) dalam Pandangan Filsafat Mulla Shadra. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(6), 250–258. https://repository.uin-malang.ac.id/19921/2/19921.pdf

Ramadhona, N., & Sari, I. (2024). Krisis Ekologi Perspektif Ekoteologi Islam dan Kristen. Jurnal Ushuluddin, 22(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.51900/ushuluddin.v22i2.22320

Andini, Riddo. (2021). Rekonstruksi Makna Khalīfatullāh fī al-Ardh dalam al-Qur’an Sebuah Tawaran dari Teori Ekoteologi Islam Studi Tafsir Tematik. Mau’izhah, Vol. XI No. https://doi.org/10.55936/mauizhah.v11i2.71

Rohwati, S., & Mamnuah, A. (2025). Negosiasi Islam dan Tradisi Lokal dalam Praktik Sedekah Laut: Studi Kajian Antropologis. Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2), 514–530. https://doi.org/10.29240/jdk.v10i2.15014

Rumende, F., Kussoy, J. A., Toreh, C., Limarloy, M., Aprilian, C., & Mamuaya, J. (2025). Kearifan Lokal Masyarakat Kampung Walian II: Suatu Studi Atas Hubungan Manusia dan Alam di Tengah Tantangan Ekologis Masa Kini. Jurnal Seri Mitra (Refleksi Ilmiah Pastoral), 4(2, Juli), 372–382. https://doi.org/10.53396/jsm.v4iNo.%202,%20%20Juli

Santosa, I., & Heriyanto, H. (2022). Pemahaman Tradisional mengenai Alam Menurut Seyyed Hossein Nasr Dalam Upaya Mengatasi Krisis Lingkungan. Jurnal Peradaban, 2(1). https://doi.org/10.51353/jpb.v2i1.659

Siregar, U. M., & Herman, H. (2025a). Narasi Keagamaan dalam Tradisi Lisan Nusantara dan Kontribusinya terhadap Etika Lingkungan. Social Integrity Journal, 2(1), 16–24. https://doi.org/10.63462/x1t8s193

Siregar, U. M., & Herman, H. (2025b). Ritual Keagamaan dan Konservasi Alam: Analisis Budaya terhadap Praktik Sakral Masyarakat Nusantara. Social Integrity Journal, 2(1), 25–32. https://doi.org/10.63462/hh2yxf73

Siregar, U. M., & Herman, H. (2025c). Teologi Ekologi dan Kearifan Budaya Lokal: Integrasi Nilai Agama dan Adat dalam Menghadapi Krisis Iklim. Social Integrity Journal, 2(1), 8–15. https://doi.org/10.63462/eb86d815

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suratin, S. I., Nadir, K., Fadlillah, M. R., & Saputra, G. A. (2025). Ekoteologi Islam: Menjelajahi Hubungan Spiritual antara Manusia, Alam, dan Tuhan dalam Tradisi Islam. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 6(1), 300–310. https://doi.org/10.58401/takwiluna.v6i1.2024

Syauqi, M., Askar, R. A., & Ghofur, A. (2025). Ekologi Dan Hadits: Analisis Tentang Peran Manusia Sebagai Khalifah Di Bumi. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(10). https://doi.org/10.5281/zenodo.15427257

Ulfiani, S., & Hambali, R. Y. A. (2023). Dogma Antroposentrisme Pemicu Krisis Lingkungan dalam Pandangan Ekoteologi Seyyed Hossein Nasr. Gunung Djati Conference Series, 19, 762–778. https://doi.org/10.15575/gdcs.v19i.1558

Widiastuty, H., & Anwar, K. (2025). Ekoteologi Islam: Prinsip Konservasi Lingkungan dalam Al-Qur’an dan Hadits serta Implikasi Kebijakannya. Risâlah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 11(1), 465–480. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v11i1.2149

Zahra, B., Ghozi, A., & Fauziyah, N. (2026). Integrasi Budaya Lokal dan Islam dalam Tradisi Mbabar Mbubur: Kajian Tentang Ritual Muharram di Malang. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 7(1), 61–74. https://ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/IJHSS.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Sudarman, S., Tapparang, A. S., Amin, M., Aini, N., & Arifin, A. (2026). Tinjauan Ekoteologi Islam pada Tradisi Mattammubulung Masyarakat Desa Bakaru Pinrang. EKALAYA : Jurnal Ekonomi Akuntansi, 4(3), 20–31. https://doi.org/10.59966/ekalaya.v4i3.2883

Issue

Section

##section.default.title##