Halal tanpa Label: Implementasi Kaidah Fiqhiyah dalam Transaksi Produk Impor pada Masyarakat Muslim Pedesaan
DOI:
https://doi.org/10.59966/yudhistira.v3i4.1658Keywords:
Kaidah Fiqhiyah, Istishhab, Produk Impor, Kehalalan, Masyarakat PedesaanAbstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana masyarakat Muslim pedesaan mengimplementasikan kaidah-kaidah hukum Islam untuk mengevaluasi status kehalalan produk makanan impor tanpa sertifikasi formal di Desa Bragung, Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi lapangan, penelitian ini menganalisis kerangka penafsiran yang diterapkan ketika masyarakat menyeimbangkan kewajiban religius dan realitas pasar. Temuan mengungkapkan tiga pola implementasi yang berbeda yaitu tekstual-konservatif, kontekstual-moderat, dan utilitarian-pragmatis. Pola ini menunjukkan bagaimana kaidah fiqh seperti asas keberlanjutan hukum asal dan prinsip kepastian berfungsi sebagai alat epistemologis dalam keputusan konsumsi sehari-hari. Penelitian ini juga mengidentifikasi tipologi produk berdasarkan persepsi risiko kehalalan, di mana kaidah yang berbeda diterapkan sesuai dengan kategori produk. Studi ini mendemonstrasikan ketahanan dan adaptabilitas yurisprudensi Islam klasik dalam konteks kontemporer, memberikan wawasan tentang bagaimana sistem pengetahuan tradisional tetap relevan secara fungsional dalam struktur ekonomi global sambil mempertahankan identitas religius.
References
Al Wasim, A. (2016). Label halal dan hukum asal bahan pangan. Syariati: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hukum, 2(02), 325–340.
Amin, H., Abdul-Rahman, A.-R., & Abdul Razak, D. (2014). Theory of Islamic consumer behaviour: An empirical study of consumer behaviour of Islamic mortgage in Malaysia. Journal of Islamic Marketing, 5(2), 273–301.
Azam, M. S. E., & Abdullah, M. A. (2020). Global halal industry: Realities and opportunities. IJIBE (International Journal of Islamic Business Ethics), 5(1), 47–59.
Bergeaud-Blackler, F., Fischer, J., & Lever, J. (2015). Halal matters, Islam, politics and markets in global perspective. Taylor & Francis.
Bukhari, S. F. H., Woodside, F. M., Hassan, R., Shaikh, A. L., Hussain, S., & Mazhar, W. (2019). Is religiosity an important consideration in Muslim consumer behavior: Exploratory study in the context of western imported food in Pakistan. Journal of Islamic Marketing, 10(4), 1288–1307.
Elgariani, F. S. (2012). Al-Qawa’id al-fiqhiyyah (Islamic legal maxims): Concept, functions, history, classifications and application to contemporary medical issues [Doctoral dissertation, University of Exeter].
Erwani, T. (2017). Harta haram muamalat kontemporer.
Hardani, Andriani, H., Auliya, N. H., Sukmana, D. J., & Ustiawaty, J. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Pustaka Ilmu.
Ibrahim, I., Zawahair, M. D. M., Shah, B. M. M., Roszalli, S. B., Rani, S. F. S. A., & Amer, A. (2018). Halal sustainable supply chain model: A conceptual framework. Advances in Transportation and Logistics Research, 1(0). https://doi.org/10.25292/atlr.v1i1.53
Jaiyeoba, H. B., Jamaludin, M. A., Busari, S. A., & Amuda, Y. J. (2024). The implications of Maqasid al-Shari’ah for integrated sustainability practices among businesses: A qualitative inquiry. Qualitative Research in Financial Markets. https://doi.org/10.1108/qrfm-09-2023-0222
Julianti, R., Fauzi, R., & Ibrahim, M. A. (2019). Tinjauan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2003 tentang standarisasi fatwa halal terhadap penggunaan nama makanan yang tidak lazim di kota Bandung. Prosiding Hukum Ekonomi Syariah, 5(2), 412–419.
Kamali, M. H. (2008). Qawa‘id al-fiqh: The legal maxims of Islamic law. The Association of Muslim Lawyers, 1–7.
Laldin, M. A. (2013). Islamic legal maxims and their application in Islamic finance. International Shari’ah Research Academy for Islamic Finance (ISRA).
Maulana, I. (2018). Perlindungan hukum bagi konsumen Muslim terhadap produk pangan yang tidak bersertifikat halal menurut Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal [Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43102
Miru, A., & Yodo, S. (2015). Hukum perlindungan konsumen. Raja Grafindo Persada.
Mustofa, I. (2016). Fiqih mu’amalah kontemporer. RajaGrafindo Persada.
Syafrida, S. (2016). Sertifikat halal pada produk makanan dan minuman memberi perlindungan dan kepastian hukum hak-hak konsumen Muslim. ADIL: Jurnal Hukum, 7(2), 159–174.
Warto, W., & Samsuri, S. (2020). Sertifikasi halal dan implikasinya bagi bisnis produk halal di Indonesia. Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking, 2(1), 98–112.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khazaimah Khazaimah, Maksum Maksum, Paisun Paisun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






