Tinjauan Konsep Maslahah dan Mafsadah Pernikahan Disabilitas Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam

Authors

  • Achmad Bin Aly Yahya Universitas Islam Negeri Siber (Uin) Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.59966/yudhistira.v3i2.1879

Abstract

Marriage is one of the religious orders and also the only way to channel the desires of a person's biological needs that are permitted by religion. Seen from this point of view, then when someone gets married at that time he does not only have the desire to fulfill his biological needs which by nature must be channeled. People with disabilities, both in institutions and outside institutions, have basic rights that must be fulfilled and protected. These basic rights include criminal and citizen rights. Citizen rights include the ability to make employment contracts and get married. The possibility of the desire of people with mental disabilities to get married remains. This study aims to analyze the legal status of marriage of people with disabilities from the perspective of Islamic family law and evaluate its validity based on the pillars and conditions of marriage. In addition, this study also aims to examine the marriage through the approach of the concept of maslahah and mafsadah to see its positive and negative impacts on the household life of people with disabilities. This type of research is qualitative research with a normative approach (normative juridical), namely examining primary and secondary legal materials related to Islamic family law and marriage of people with disabilities. The marriage process carried out by people with disabilities is valid as long as it fulfills the pillars of marriage while still having to adjust to the type of disability inherent in both bride and groom. So that a solution can be found for the process or implementation of the ijab qobul which is the core of the marriage process, either by words, writing or gestures. In marriage of people with disabilities, there are various considerations between the decision to marry or not. Marriage of disabilities is a consideration based on whether there is maslahah or not. In this case, the clear maslahah is to protect a person with disabilities from committing adultery, while on the other hand, there are still doubts about their ability to live a household life.

References

Al-Qur’an Karim

Abdurahman, Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Akademika Pressindo, 2010

Abdurahman, Hak Pendidikan Cacat Mental dalam Prespektif Hukum Islam dan Undang-Undang No 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan Anak, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2008.

Abdurrahman Ghazali, Fiqih Munakahat, Jakarta: Kencana, 2006

Ahmad, Abu Fadl, Talkhis al-Khabir fi Takhriji ahaadits ar-Rofi’I al-Kabir, Daar al-Kutub al-Ilmiah

Ali, Zainudin, Hukum Perdata Islam Di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika.

Al-Imam Abi Abdillah Muhammad Ibn Isma’il al-Bukhari. (1994). Sahih al- Bukhari, an-Nikah. Beirut: Dar al-Fikr

Anshary, Muhammad, Hukum Perkawinan di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2010

As-Salam, Abdillah Abdi, Ibanatul Ahkam Syarh Bulughul Maram, Daar al-fikr.

As-Salam, Izzuddin Ibn Abdul, Qawaid al-ahkam fi masailil anam, Darul Jil, t.th.

As-Syatibi, Abu Ishaq, al-Muwafaqot Fi Usuli as-Syariah, Daar al-Hadits.

As-Syatiri, Muhammad bin Ahmad, Syarh Yaqut an-Nafis, Darul Hawi

Ayub, Hasan, Fiqh al-Usrah al-Muslimah, diterjemahkan oleh M. Abdul Ghoffar dengan judul Fikih Keluarga, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2001.

Azwar, Saifuddin, Metode Penelitian, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1998

Az-Zhuaili, Wahbah Mustafa, al-Fiqh al-Iskami wa Adilatuhu, Libanon, Daar Fikr

Az-Zhuaili, Wahbah Mustafa, al-Wajiz fi usul al-Fiqhi, Maktabah al-Anwariyah Bajuri (al), Ibrohim, Hasyiyah al-Bajuri. Jakarta: Daar al-Kutub al-Islamiyah.

Basri, Rusdaya, Fikih Munakahat II, Pare-Pare : IAIN Pare-Pare, 2020.

Buthi (al), Muhammad Said Ramadhan, Dhowabith al-Maslahah fi Syari’at al- Islamiyah, Muassasah ar-Risalah.

Buthi (al), Muhammad Said, Hadza walidi al-Qishoh al-Kamilah lil Hayat al- Syekh Mualla Ramadhan al-Buthi min Walidatihi Ila Wafatihi, Damaskus; Dar al-Fikr, 2006

Daradjat, Zakiayah, Ilmu Fiqh, Yogyakarta : Dana Bhakti Wakaf, 1995 Drajat, Ilmu Fiqh, Yogyakarta : Dana Bhakti Wakaf, 1995.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat. Jakarta, Gramedia, 2008

Eko Riyadi, Vulnerable groups; Kajian dan mekanisme perlindungannya, Yogyakarta, UII PUSHAM, 2012.

Endang Warsiki dkk, Hubungan antara kecacatan fisik anak dan depresi ibu dari anak- anak Tuna Daksa, Surabaya, YPAC, 2003

Fatawi, Hukum Islam dalam Undang-Undang Perkawinan dalam Kenang- Kenangan Seabad Peradilan Agama di Indonesia, Ed. H.A Muhaimin Nm et. Al, Jakarta: CV Ade Cahya, 1985

Ghozali, Abdul Rahman, Fiqh Munakahat, Jakarta : Kencana, 2012.

Rahmad Hakim, Hukum Perkawinan Islam (Bandung : Pustaka Setia, 2000).

Halim, Abdul, Maqasid Syari’ah Versus Usul Fiqh Konsep dan Posisinya dalam Metodologi Hukum Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009

Harisudin M. Noor, Ilmu Usul Fiqh, Pena Salsabila, 2020

Hikmatullah, M.Sy, Fikih Munakahat Pernikahan Dalam Islam, Jakarta, Edu Pustaka, 2021

Hawari, Dadang. (2004). Al-Qur’an Ilmu kedokteran dan kesehatan jiwa. Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa

Ibrahim Husain, Fiqih Perbandingan Masalah Pernikahan, Jakarta: Pustaka firdaus, 2003.

Kamal Mukhtar. (2004). Asas-asas Hukum Islam Tentang Perkawinan. Jakarta: Bulan Bintang

Majelis Umum PBB. (2017). Deklarasi Hak Penyandang Cacat tertanggal 9 Desember 1975. New York: resolusi 3447 (XXX).

Moleong, Lexy J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Mosal.

Muhammad Daud Ali. (2017). Hukum Islam dan Peradilan Agama. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Nasution, Khoiruddin. (2004). Islam tentang relasi suami dan isteri (hukum perkawinan I): dilengkapi perbandingan UU negara Muslim. ACAdeMIA.

Kasjim Salenda, Hukum Islam Indonesia sebagai Role Model Islam Nusantara, 2016

Khalaf (al), Abdul Wahab, Masadir Al-Tasyri’, Al-Islami Finala Nasa Fih, Dar Al-Qalam, Kuwait, 1972

Khalaf (al), Abdul Wahab, Masadir Al-Tasyri’, Al-Islami Finala Nasa Fih, Dar Al-Qalam, Kuwait, 1972

Khalafi (al), ‘Abdul Azhim bin Badawi, penj. Ma’ruf Abdul, Al-Wajiz Fi Fiqhus Sunnah, Jakarta : Pustaka as-Sunnah, 2008.

Kamal Mukhtar. (2004). Asas-asas Hukum Islam Tentang Perkawinan. Jakarta: Bulan Bintang.

Kusuma, Hilman Hadi, Hukum Perkawinan Indonesia menurut Perundang, Hukum Adat, Hukum Agama, Bandung : Bandar Maju, 1990

Lubis, Sulaiki, dkk. Hukum Acara perdata Peradilan Agama di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2008.

Mathlub, Abdul Majid Mahmud, Panduan Hukum Keluarga Sakinah, Solo: Era Inter Media, 2005.

Moh. Mufid, Islam Teduh menyelami nasehat spritual Muhammad Said Ramadhan al-Buthi, Jakarta, Elex Media komputindo, 2019

Moleong, Lexy. J, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya 1993.

Munawir, Ahmad Warson, Kamus Munawir, Surabaya: Pustaka Progresif, Cet:III.

Mufidah. “Psikologi Keluarga Islam Berwawasan Gender.” Malang: UIN Malang Press, 2014.

Mustofa Khin, Mustofa al-Bugho, Ali Asyarbaji, Fiqh Manhaji. Damaskus: Daar al-Qolam, 1992.

Nurudin dan Akmal, Amir Azhar, Hukum Perdata Islam Di Indonesia Studi Kritis Perkembanganjukum Islam Dari Fikih Jakarta: Prenada Media Grup

Perkawinan & Kompilasi Hukum Islam (KHI), Bandung: Citra Umbara Bandung, 2020.

Risnawati Utami, Sapto Nugroho, Meretas siklus kecacatan-realitas yang terabaikan, Surakarta, Yayasan Talenta, 2005

Rohman, Holilur, Hukum Perkawinan Islam di Indoesia, Prenadamedia Group. Sabiq, Sayid, Fiqh Al-Sunnah, libanon: Daar al-Fikr, 1990

Saebani, Ahmad, Fiqh Munakahat II, Bandung: Pustaka Setia. Sahrani, Tihami dan Sohari, Fikih Munakahat : Kajian Fikih Nikah

Sarmidi Husna, Fiqih penguatan penyandang Disabilitas, Tim Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU,

Summa, Muhammad Amin, Hukum Keluarga Islam di Dunia Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Supriatna, Fatma amalia, Yasin Baidi, Fiqh Munakahat II, Yogyakarta: Bidang Akademik UIN Sunan Kalijaga, 2008

Syafe’i, Rahmat, Ilmu Ushul Fiqh, Bandung : Pustaka Setia, 2000.

Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Islam Diindonesia, Jakarta: Kharisma Putra Utama, 2009

T. Sutjihati Soemantri, Psikologi anak luar biasa, Bandung, Refika Aditama, 2006

Zahrah, Abu, Ushul Fiqh, Beirut, Dar al-Fikr Al-Arobi, 1985

Zainuddin bin Abd. Aziz bin Zainuddin al-Malibary, Irsyaadul ‘ibad

Al-Imam Abi Abdillah Muhammad Ibn Isma’il al-Bukhari. (1994). Sahih al- Bukhari, an-Nikah. Beirut: Dar al-Fikr.

Afiyanah, Yayuk. Hukum perkawinan bagi Penyandang disabilitas Mental Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 dan Undang-Undang No. 8 Tahun 2016. Universitas Sunan Gunung Djati Bandung; Jurnal Syntax Admiration 2020

Hidayatul Firdaus, Dwi. Mufidah Ch, Suwandi. Pernikahan Penyandang Disabilitas: Perspektif Hukum Perkawinan Indonesia dan Fiqh. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang; At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Mu’amalah 2022

Nurhasnah. Hukum Pernikahan dalam Islam: Analisis Perbandingan Konteks Menurut 4 Mazhab. Ushuluddin Markaz Nurus Sunnah ; PJPI: Jurnal Pendidikan Islam 2023

. Republika. (2019). Penyandang Disabilitas. Retrieved from http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/12/16/oi9ruf384- indonesia miliki-12-persen-penyandang-disabilitas. Retrieved from http://www.republika.co.id

Ali Yusuf, Fiqih difabel, https://tarjih.or.id/wp-content/uploads/2021/01/Fikih- Difabel.

Downloads

Published

2025-06-15

How to Cite

Bin Aly Yahya, A. (2025). Tinjauan Konsep Maslahah dan Mafsadah Pernikahan Disabilitas Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan, 3(2), 41–54. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v3i2.1879

Issue

Section

##section.default.title##