Hubungan Penerapan Metode One Day One Ayat dengan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an pada Siswa
The Relationship of Applying the One Day One Verse Method with the Ability to Memorize the Qur'an in Students
DOI:
https://doi.org/10.59966/isedu.v1i2.656Keywords:
The Implementation, One Day One Ayat Method, Memorization SkillsAbstract
The "One Day One Ayat" method is suitable for children in early childhood education (PAUD), kindergarten (TK), and elementary school (SD), especially for beginners in memorizing the Quran. With this method, children find it easier and faster to memorize the Quran, experiencing enjoyment rather than feeling burdened. They do not face difficulties in memorization since they only need to memorize one verse per day. This research adopts a quantitative approach using the correlational method, which aims to identify the relationship between variables. The sampling technique involves the use of questionnaires and tests, with the population consisting of 40 students at SDIT Insan Ulul Albaab Perum Villa Balaraja Desa Saga. The results indicate a correlation between the "One Day One Ayat" method and the ability to memorize the Quran.
References
Abdulwaly Cece. (2020). Pedoman Murajaah Al-Qur’an. Sukabumi: Farha Pustaka.
Anwar Khoirul & Mufti Hafiyana. (2018). Implementasi Metode ODOA (One Day One Ayat) dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan. Vol.2, Nomor 2.
Arifin. (2016).iIlmu iPendidikan iIslam i(Tinjauan Teroritis idan ipraktis iBerdasarkan iPendekatan Interdisipliner). Jakarta : PT. Bumi iAksara.
Arikunto Suharsimi. (1998). Manajemen Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Arikunto Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta,
Arikunto Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Aristanto Eko, Syarif Hidayatullah, Ike Kusdyah Rachmawati (2019). Taud Tabungan Akhirat. Siduarjo: Uwais Inspirasi Indonesia.
Daim Abdud Al-Kahil. (2010). Hafal Al-Qur’an Tanpa Nyantri. Solo: Pustaka Arafah.
Kerubun Ajuslan. (2016). Menghafal Al-Qur’an Dengan Menyenangkan, Yogyakarta : CV. Absolute Media.
Machmud Amar. (2015). Kisah-Kisah Penghafal Al-Qur’an. Jakarta : PT. Gramedia,
Maliki, N., & Ro’up, A. (2022). Metode Membaca dan Menghapal Al-Qurán Perspektif KH. Ahsin Sakho Muhammad. Tsaqafatuna, 4(2), 200–213. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v4i2.175
Rachman Fathor Utsman. (2013). Panduan Statistik Pendidikan. Yogyakarta: Diva Press.
Raghib As-Sirjani dan Abdurrahman Abdul Khaliq. (2013). Cara Cerdas Hafal Al-Qur’an. Solo: Aqwam.
Sa’dulloh. (2008). 9 Cara Cepat Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani,
Sudijono Anas. (2014). Pengantar statistik Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Sudjarwo & Basrowi (2009). Manajemen Penelitian Sosial. Bandung: Mandar Maju.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta,
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendekatan kuantitatif, kualitataif, dan R&D Bandung: Alfabeta,
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Tim Penyusun Kamus. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
W Ahsin. (2005). Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Yunus Mahmud. (1973). Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterjemah/ Pentafsir Al-Qur’an.
Zen Muhaimin (1985). Tata Cara atau Problematika Menghafal Al-Qur’an, Jakarta: Pustaka Al-Husna.

