PERAN KELUARGA DAN TEMAN SEBAYA DALAM MEMBENTUK IDENTITAS SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.59966/jsph.v1i1.1015Keywords:
Pendidikan, Identitas Sosial, Peran Kelurga, Teman SebayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya peran keluarga dan teman sebaya dalam pembentukan identitas dan perilaku sosial individu dalam Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan library research yaitu dengan menelaah sumber bacaan yang ada hubungannya dengan kajian yang di bahas. Pengumpulan data di lakukan dengan menelusuri buku-buku bacaan, jurnal ilmiah yang terbit di google scholar, digital library. Berdasarkan penjelasan yang sudah di paparkan, maka dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut: faktor utama yang mempengaruhi pembentukan identitas individu adalah keluarga dan teman sebaya. Keluarga memiliki peranan utama dalam mengasuh individu, di segala norma dan etika yang berlaku didalam lingkungan masyarakat sedangkan teman sebaya didefinisikan sebagai kelompok sosial yang terdiri dari orang-orang dengan usia, pendidikan atau status sosial yang serupa.
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Ahmadi. (2007). Psikologi Sosial. PT. Rineka Cipta.
Alviyan, A., Mahardhani, A. J., & Utami, P. S. (2020). Peran Kelompok Teman Sebaya Dalam Upaya Pembentukan Moral. Jurnal Ilmu Pendidikan PKn Dan Sosial Budaya, 4(2), 1–14.
Bahasa, J., Virdi, S., Jakarta, U. N., Khotimah, H., Jakarta, U. N., Dewi, K., Jakarta, U. N., Sosial, F. I., & Jakarta, U. N. (2023). Sosiologi Pendidikan Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di Sekolah. 2(1).
Blazevic, I. (2016). Family, Peer and school Influence on Childern’s Social Development.
Candra, H. (2023). Perkembangan Identitas Remaja: Peran Keluarga, Teman, dan Media. Literacy Notes, 1(2).
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6.
Desmita. (2009). Psikologi Perkembangan. Remaja Rosdakarya.
Fatha Pringgar, R., & Sujatmiko, B. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) Modul Pembelajaran Berbasis Augmented Reality pada Pembelajaran Siswa. Jurnal IT-EDU, 05(01), 317–329.
Febriyani, R., Darsono, D., & Sudarmanto, R. G. (2014). Model interaksi sosial peran teman sebaya dalam pembentukan nilai kepribadian siswa. Jurnal Studi Sosial, 2(2), 40987.
Gea, A. A. (2011). Enculturation Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Pembentukan Perilaku Budaya Individu. Humaniora, 2(1), 139. https://doi.org/10.21512/humaniora.v2i1.2966
Hernita, N. (2019). Pengaruh Teman Sebaya Dan Lingkungan Keluarga Terhadap Pengambilan Keputusan Dalam Memilih Jurusan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Keuangan Syariah, I, 35–44.
Iii, B. A. B., & Penelitian, M. (2020). METODE PENELITIAN A . Jenis dan Pendekatan B . Setting Penelitian C . Subyek Penelitian D . Sumber Data. 1, 45–53.
Intarti, E. R. (2020). Peran Strategis Teman Sebaya dalam Pembentukan Karakter Religius Remaja: Perspektif Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Dinamika Pendidikan, 13(3), 342–351. https://doi.org/10.33541/jdp.v12i3.1295
Kiuru, N. (University of J. (2008). The role of adolescent peer groups in the school context. Academic Dissertation.
Kurniawan, Y., & Sudrajat, A. (2020). the Role of Peers in the Character Building of the Students of. IAIN Tulungagung, 1–12.
Nasution, & I. K. (USU). (2007). Perilaku merokok pada remaja.
Pasaribu, A. N., & Siregar, P. A. (2023). PENGARUH TEMAN SEBAYA DALAM PERILAKU SOSIAL REMAJA PADA SISWA SMAN 21 MEDAN. JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 109–114.
Purwaningsih, C., & Syamsudin, A. (2022). Pengaruh Perhatian Orang tua , Budaya Sekolah , dan Teman Sebaya Terhadap Karakter Religius Anak. 6(4), 2439–2452. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2051
R. Septianingsih, D. Safitri, S. S. (2023). Cendikia pendidikan. Cendekia Pendidikan, 1(1), 1–13. https://ejournal.warunayama.org/index.php/sindorocendikiapendidikan/article/view/769
Santrock, J. W. (2003). Adolesence: perkembangan remaja Edisi 6. Erlangga.
Santrock, J. W. (2007). Remaja Edisi II Edisi I. In Jakarta: Erlangga.
Satya Yoga, D., Suarmini, N. W., & Prabowo, S. (2015). Peran Keluarga Sangat Penting dalam Pendidikan Mental, Karakter Anak serta Budi Pekerti Anak. Jurnal Sosial Humaniora, 8(1), 46. https://doi.org/10.12962/j24433527.v8i1.1241
Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555
Silitonga, D. P. (2019a). Peran orangtua dalam pembentukan identitas remaja pada era digital. SEJ (School Education Journal,), 19(4), 527–548.
Silitonga, D. P. (2019b). Peran Orangtua Dalam Pembentukan Identitas Remaja Pada Era Digital. SEJ (School Education Journal, 9(4), 369–378.
Siregar, R. A. B., & Usiono. (2023). Peran Keluarga terhadap Perkembangan Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27685–27689.
Sumakul, B. J. (2015). e- journal “Acta Diurna” Volume IV. No. 4. Tahun 2015. E-Journal “Acta Diurna,” IV(4).
Utomo, P., & Pahlevi, R. (2022). Peran Teman Sebaya sebagai Moderator Pembentukan Karakter Anak: Systematic Literature Review. Journal of Educational Psychology, 1(1), 659.
Veryani, A. N., Sahabuddin, E. S., Astuti, W. W., & Irfan, M. (2023). Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar : Kunci Literasi Sosial Di Ruang Pendidikan. 1(1), 38–46.
Warsah, I. (2018). Relevansi Relasi Sosial Terhadap Motivasi Beragama Dalam Mempertahankan Identitas Keislaman di Tengah Masyarakat Multi Agama (Studi Fenomenologi di Desa Suro Bali Kepahiang Bengkulu). Kontekstualita, 34(02), 149–177. https://doi.org/10.30631/kontekstualita.v34i02.42
Wulansari, D. (2009). Sosiologi (konsep dan teori). PT. Refika Aditama.


