PERAN GURU SEBAGAI PELAKSANA LAYANAN BK DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI MTS MUHAMMADIYAH METRO LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.59966/pandu.v1i4.669Keywords:
Guru Kelas, Layanan Bimbingan dan Konseling, KedisiplinanAbstract
Kedisiplinan dapat membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikannya, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Guru kelas dapat melakukan berbagai kegiatan untuk menanamkan kedisiplinan, seperti menyampaikan materi tentang kedisiplinan, mengawasi dan memantau perilaku peserta didik, serta melakukan konseling individu dan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas sebagai pelaksana layanan bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan bagi peserta didik di MTS Muhammadiyah Metro, Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah guru kelas dan peserta didik di MTS Muhammadiyah Metro, Lampung. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru kelas sebagai pelaksana layanan bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan bagi peserta didik di MTS Muhammadiyah Metro sudah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat diberikan untuk meningkatkan peran guru sebagai pelaksana layanan bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan bagi peserta didik, antara lain:Peningkatan kompetensi guru kelas dalam bidang bimbingan dan konseling.Peningkatan kerja sama antara guru kelas, guru bimbingan dan konseling, dan wali murid.Peningkatan sarana dan prasarana pendukung layanan bimbingan dan konseling.
References
Alam, Abdal Malik Fajar. “Strategi Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Menengah Kejuruan (Studi Kasus Smkn 1 Mojokerto).” As-Suluk: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No. 1 (February 20, 2023): 67–86.
Fitriani, Erda, Neviyarni Neviyarni, Mudjiran Mudjiran, Dan Herman Nirwana. “Problematika Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah.” Naradidik: Journal Of Education And Pedagogy 1, No. 3 (2022): 174–80.
Kholis, Nur. “Pelaksanaan Layanan Bimbingan Dan Konseling.” Pendidikan Bimbingan Dan Konseling: Semarang, 2015.
Mahaly, Sawal. “Efektivitas Pelaksanaan Layanan Bimbingan Pribadi Oleh Guru Bimbingan Konseling.” Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam 4, No. 1 (2021): 1–5.
Mustoip, S. (2023). Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Sekolah Dasar di Era Digital. EduBase: Journal of Basic Education, 4(2), 284-291.
Mustoip, S., Al Ghozali, M. I., Fadhlullah, M. Z. F., & Assenhaji, S. A. Y. (2024). Influence of Introverted and Extroverted Personalities on English Learning Interaction for Elementary School Students. Elsya: Journal of English Language Studies, 6(1).
Mustoip, S., & Al Ghozali, M. I. (2022). Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Berkelanjutan: Eksplorasi Kegiatan dan Produk Rumah Amal Desa Bodesari. Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat, 1(1), 31-39.
Mustoip, S., & Al Ghozali, M. I. (2022). Mewujudkan Potensi Desa Gintungranjeng melalui Pendekatan Asset-Based Community Development. Inisiatif: Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat, 1(2), 44-55.
Mustoip, S. (2023). Analisis Penilaian Perkembangan dan Pendidikan Karakter di Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar. PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum, 1(3), 144-151.
Nisa, Afiatin. “Analisis Kenakalan Siswa Dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan Konseling.” Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling 4, No. 2 (2018).
Saputra, Rezi, Dan Komariah Komariah. “Peran Guru Bk Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa.” Ijoce: Indonesian Journal Of Counseling And Education 1, No. 2 (2020): 24–28.
Zein, Muh. “Peran Guru Dalam Pengembangan Pembelajaran.” Inspiratif Pendidikan 5, No. 2 (2016): 274–85.

