PERAN ORANG TUA DAN IBU NYAI DALAM MENDIDIK SANTRI SEBAGAI PENGHAFAL AL-QUR’AN (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN DAARUL QUR’AN KLANGENAN CIREBON)
DOI:
https://doi.org/10.59966/pandu.v2i1.834Keywords:
Orang Tua, Ibu Nyai, Mendidik Santri, Menghafal Al-Qur’anAbstract
Menghafal Al-Qur’an merupakan sebuah bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Bagi individu Muslim yang ingin menghafal, Allah telah memberikan jaminan bahwa Al-Qur'an akan menjadi lebih mudah untuk dibaca dan dihafalkan. Namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat seseorang untuk menghafalkan Al-Qur’an, baik itu berasal dari anak itu sendiri maupun lingkungannya seperti (i) kurangnya niat untuk menghafal, (ii) kurangnya kemampuan dalam membaca Al-Qur’an. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana peran orang tua dan ibu nyai dalam mendidik santri sebagai penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Klangenan Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran orang tua dan Ibu nyai dalam mendidik santri sebagai penghafal Al-Qur’an antara lain: (i) Orang tua selalu berusaha untuk memastikan makanan dan barang-barang yang digunakan halal, (ii) sebagai suri tauladan mengajak ngaji bersama, motivasi yang dilakukan memberikan kasih sayang dan hadiah, memenuhi kebutuhan anak selama di pondok pesantren dan memonitoring hafalan anak ketika pulang di rumah. Ibu Nyai selalu menyampaikan perkembangan hafalan santri kepada wali santri, meminta orang tua atau wali santri untuk membimbing dan mengawasi ketika santri pulang ke rumah masing-masing dalam rangka liburan pondok pesantren dan mengundang orang tua santri, yang anaknya sudah hafal 5 juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz, 25 juz dan 30 juz untuk mengikuti kegiatan semaa’an anaknya.
References
Abdul Rauf, Aziz. Kiat Sukses Menjadi Hafidz Qur’an. (Yogyakarta: Press. 1999).
Abdulwaly, C. Kunci Nikmatnya Menjaga hafalan Al-Qur’an. (Yogyakarta: Dianda Creative, 2016).
Abdurrahman, Dudung. Pengantar Metode Penelitian. (Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta. 2003).
Adawiah, Rabiatul, Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Anak di Kuttab Al-Fatih Tanggerang Selatan, (Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2022)
Agustina, Meirani, dkk. Strategi Peningkatkan Minat Menghafal Al-Qur’an Santri di Pondok Pesantren Ar-Rahmah Curup. dalam jurnal Didaktika Jurnal Kependidikan, IAIN Curup Bengkulu, Vol.14, No. 1, 202.
Ahda, Bina Alfianto. Mudah & Cepat dalam Menghafal Surat-surat Pilihan. (Solo: Ziyad Visi Media. 2011).
Ahid, Nur, Pendidikan dalam Persfektif Islam. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2010).
Ahmad Atabik, The Living Qur’an: Potret Budaya Tahfiz Al-Qur’an di Nusantara, (Jurnal Penelitian, Vol. 8, No. 1, Febuari 2014).
Al Kahil, Abdud Dahim. Hafal Quran Tanpa Nyantri Cara Inovatif Menghafal Al Quran. (Solo: Pustaka Arafah, 2010).
Amali Herry, Bahirul. Agar Orang sibuk Bisa Menghafal Al-Qur’an. (Yogyakarta: Pro-U Media. 2012).
An Nahlawi, Abdurrahman. Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah dan Masyarakat. (Jakarta: Gema Insan Press. 1995).
Arif, Semaan, http://www.nu.or.id/post/read/40612/semaan, diakses 16 Agustus 2023, Jam 13.45 WIB
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatau Pendekatan Praktek. (Jakarta: Rineka Cipta. 2002).
Asikin, Amiruddin. Pengantar Metode Penelitian Sosial. (Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2006)
Aziz Abdul Ra’uf, Abdul. Al Hafizh, Kiat Sukses Menjadi Hafizh Qur’an Da’iyah. (Bandung: Syaamil. 2004).
…………………………….. Andapun Bisa Menjadi Hafidz Al-Qur’an. (Jakarta: Markas AlQur’an. 2009)
Bagus, Lorens. Kamus Filsafat. (Jakarta: Gramedia Pustaka. 1996).
Bungin, Burhan. Metode Penelitian Sosial dan Ekonomi: Format-format Kuantitaif dan Kualitatif untuk Study Sosiologi, Kebijakan, Publik, Komunikasi, Manajemen, dan Pemasaran. (Jakarta: Kencana Prenada Media Group. 2013).
Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahnya. (Bandung: J-ART. 2004)
Emzir, Metodologi Penelitian Kualitatif Analisi Data. Cet 2. (Jakarta: PT. Remaja Rosdakarya. 2012).
Faiqoh, Nyai Agen Perubahan di Pesantren. (Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, Vol. 3, No. 2, 2005).
Farida, Anik dan Ali, Huda Ali. Moderenisasi Pesantren. (Jakarta; Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta. 2007).
Habibie, Miftah. Efektivitas Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Tangerang. (Skripsi, FITK PAI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2019).
Hamdani. Dasar-Dasar Pendidikan. (Bandung: CV Pustaka Setia. 2011).
Heryana, Ade. Informan dan Pemilihan Informan dalam Penelitian Kualitatif. (Bandung: Esa Unggul Press. 2018).
Ichwan, Nor Muhammad. Memasuki Dunia Al-Qur’an. (Semarang: Effhar Offset Semarang. 2001).
J. Meleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2007).
Jamal, Nur. Transformasi Pendidikan Pesantren Dalam Pembentukan Kepribadian Santri, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdzatut Thullab Sampang, Tarbiyatuna. (Jurnal Pendidikan Islam, Volume 8, Nomor 2, (Agustus 2015).
Jamaludin, Dindin. Pendidikan Anak dan Keluarga. (Jakarta: Gramedia. 2013).
Jannah, Jamilatul. Upaya Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Siswa Kelas VI D di SD Al-Islam 2 Jamsaren Surakarta Tahun Ajaran 2019/2020. (Skripsi: Pogram Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Surakarta. 2020).
Judits, Raymond. Kolaborasi Orang tua dan Guru. (Jakarta: Media Press. 2017)
Kementrian Agama RI, Al-Quranul Kariim An-Nuur. (Jakarta Timur: Maktabah Al Fatih, 2015), hal, 122.
Lajnah. Pentashihan Mushaf Al-Qur`an, Memelihara Kemurnian Al-Qur`an. (Jakart: LPMQ. 2011)
Madjid, Nurcholis. Bilik-Bilik Pesantren. Cet 1. (Jakarta : Paramadina. 1985).
Makhyarudin, Deden. Rahasia Nikmatnya Menghafal Al-Qur’an. (Jakarta: PT. Mizan Publika. 2013)
Maliki, N. (2023). Pesantren di Era Disrupsi (Supriyadi (ed.); I). Maghza.
Maliki, N., & Ro’up, A. (2022). Metode Membaca dan Menghapal Al-Qurán Perspektif KH. Ahsin Sakho Muhammad. Tsaqafatuna, 4(2), 200–213. https://doi.org/10.54213/tsaqafatuna.v4i2.175
Mardiyah.. Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Agama Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak, (Jurnal Kependidikan, III (2). 2015).
Munthe, Muammar. Pola Asuh Orang Tua dalam Mendidik Anak Penghafal Al-Qur’an (Studi Kasus di Kecamatan Binjau Utara). (Tesis: Program Studi Pendidikan Islam Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. 2021)
Nailus Sa’adah, Pengaruh Perhatian Orang tua Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) Siswa IV di SDN Sidorejo LOR 02 Salatiga Tahun Ajaran 2009/2010. (Skrisi, FITK IAIN Salatiga, 2010).
Nor Ichwan, Mohammad. Belajar Al-Qur’an. (Semarang: Rasail. 2005)
Nur Aeni, Fitri. Dinamika Kepemimpinan Nyai di Pesantren Budaya Jawa. (Jurnal Perempuan dan Anak, Vol. 1, No. 1. Juli 2017).
Padmonodewo, Soemiarti. Pendidikan Anak Prasekolah. (Jakarta: Rinerka Cipta. 2003).
Prima Tim Pena. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Jakarta: Gita Media Press, 1999).
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Bahasa Indonesia. (Jakarta: Pusat Bahasa, 2008).
Qomar, Mujamil, Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. (Jakarta: Erlangga. 2005).
Raihan, Abu. Mencetak Hafidz Cilik. (Solo: Gazzamedia, 2016).
Rasyad, Aminuddin dan Baihaqi. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. (Jakarta: Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam. 1986)
Sa’dulloh. Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an. (Jakarta: Gema Insani. 2008).
Saepudin, Juju dkk. Membumikan Peradaban Tahfizh Al-Qur`an. (Jakarta Timur: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta. 2015)
Salim Badwilan, Ahmad. Bimbingan Untuk Anak Bisa Menghafal Al-Qur’an. (Jogjakarta: Sabil. 2010)
Sidiq, Umar dan Miftachul Choiri, Moh. Ulang sehingga Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. (Ponorogo: CV. Nata Karya. 2019).
Sugiyono. Memahami Penelitian Kualitatif. (Bandung: Alfabeta. 2009)
…………. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. (Bandung: Alfabeta. 2008).
Syahbudin, Rizkan. Pendidikan Agama Islam. (Banyumas: CV. Pena Persada. 2015).
Tania, Siti. Evektivitas Penerapan Metode Tahfidz & Takrir Dalam Mengingatkan Hafalan Al-Qur’an Mahasantri Putri Di Ma’had Al-Jami’ah UIN Raden Lampung. (Skripsi. UIN Raden Intan. Lampung. 2018)
Ubaid, Majdi. 9 Langkah Mudah Menghafal Al-Qur’an. (Solo: Aqwam. 2014).
Ungguh Muliawan, Jasa. Pendidikan Islam Integratif. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2015).
Wahyu Ningtiyas, Rizqy. Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Melalui Kegiatan Gerak Dan Lagu. (Jurnal Penelitian, Vol. 8. No. 1. Febuari 2014).
Wahyuningsih, Sri. Metode Penelitian Studi Kasus. (Madura: UTM Press. 2013)
Willis, Sofyan S, Peran Guru Sebagai Pembimbing. Jurnal Mimbar Pendidikan, No 1/XXXIII (Januari, 2004)
Yunus, Mahmud. Kamus Arab-Indonesia. (Jakarta: Hidakarya Agung. 1990).

