Harmonisasi Agama dan Budaya dalam Pendidikan Islam Multikultural
Harmonizing Religion and Culture in Multicultural Islamic Education
DOI:
https://doi.org/10.59966/setyaki.v3i1.1654Keywords:
Multiculturalism, Islamic Education, Tolerance, InclusivismAbstract
This paper discusses the issue of cultural and religious diversity in Indonesia and the urgency of multicultural Islamic education as a solution to social conflicts with SARA backgrounds. Issues such as radicalism, group fanaticism, and intergroup violence show a weak understanding of the plurality of Indonesian society. Historically, religious and ethnic conflicts have left a dark record, showing the importance of an inclusive and tolerant perspective in social life. Education has a strategic role not only to educate, but also to shape cultured and noble human beings. This paper uses a social phenomenology approach and literature study and ethnography methods to explore how the transformation of religious values can be done through culture. The author emphasizes the importance of multicultural education in Islamic education as a medium to shape students' inclusive attitudes. Acculturation between culture and religion is seen as a form of dialectic between divine revelation and the social reality of society. Islam, as a universal religion, is not present in an empty cultural space, but rather dialogues and transforms with local culture. In this context, education becomes a strategic space to reconstruct a harmonious understanding of religion and culture, in order to create a peaceful, tolerant and civilized society. This study is presented as a reflection on social anxiety and the challenges of education in responding to the complexity of life in a multicultural society in Indonesia.
References
Asa, A. I. (2019). Pendidikan karakter menurut ki hadjar dewantara dan driyarkara. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2).
Burga, M. A. (2019). Kajian Kritis tentang Akulturasi Islam dan Budaya Lokal. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 5(1), 1–20.
Darojat, J. (2016). Pendidikan Islam dalam Perspektif Kultural. Misykah, 1(2), 343674.
Khasanah, L. (2022). AKULTURASI AGAMA DAN BUDAYA LOKAL. AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 2(02).
Lestari, G. (2016). Bhinnekha tunggal ika: Khasanah multikultural indonesia di tengah kehidupan SARA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 28(1).
Maliki, N. (2023). Pendidikan Multikultural di Sekolah Umum Berbasis Kampung Santri: Studi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Arjawinangun Cirebon. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 271–290.
Ningsih, I. W., Mayasari, A., & Ruswandi, U. (2022). Konsep Pendidikan Multikultural di Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1083–1091.
Nugraha, D. (2020). Urgensi Pendidikan Multikultural Di Ndonesia. Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila Dan Kewarganegaraan), 1(2), 140–149.
Suriadi, A. (2019). Akulturasi budaya dalam tradisi maulid Nabi Muhammad di Nusantara. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 17(1), 167–190.
Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia, Strategi Reformasi Pendidikan Nasional. Bandung: Rosda.
Ujan, A. A. (2009). Multikulturalisme: belajar hidup bersama dalam perbedaan. Indeks.
Vebrianto Susilo, S. (2018). Refleksi Nilai-Nilai Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dalam Upaya Upaya Mengembalikan Jati Diri Pendidikan Indonesia. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1), 33–41.
Muali, Chusnul. (2017). Rasionalitas Konsepsi Budaya Nusantara dalam Menggagas Pendidikan Karakter Bangsa Multikultural. Jurnal Islam Nusantara, 1(1), 105–117.
Muhajarah, Kurnia, & Bariklana, Muhammad Nuqlir. (2021). Agama, Ilmu Pengetahuan dan Filsafat. Jurnal Mu’allim, 3(1), 1–14.
Naim, Ngainun. (2017). Pendidikan multikultural, konsep dan aplikasi (Vol. 1). Ar-Ruzz Media.
Nindito, Stefanus. (2005). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang konstruksi makna dan realitas dalam ilmu sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1).
Ningsih, Indah Wahyu, Mayasari, Annisa, & Ruswandi, Uus. (2022). Konsep Pendidikan Multikultural di Indonesia. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1083–1091.
Nugraha, Dera. (2020). Urgensi Pendidikan Multikultural Di Ndonesia. Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila Dan Kewarganegaraan), 1(2), 140–149.
Sinaga, Fajry Subhaan Syah, Winangsit, Emah, & Putra, Agung Dwi. (2021). Pendidikan, Seni, dan Budaya: Entitas Lokal dalam Peradaban Manusia Masa Kini. Virtuoso: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Musik, 4(2), 104–110.
Sobandi, Kurnali. (2021). Islam dan Pluralisme; Konsep dan Strategi Implementasi di Persekolahan. Khazanah, 1(1), 1–21.
Sujana, I. Wayan Cong. (2019). Fungsi dan tujuan pendidikan Indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 29–39.
Sukardi, H. M. (2022). Metode penelitian pendidikan tindakan kelas: implementasi dan pengembangannya. Bumi Aksara.
Suriadi, Ahmad. (2019). Akulturasi budaya dalam tradisi maulid Nabi Muhammad di Nusantara. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 17(1), 167–190.
Syam, Nur. (2009). Tantangan multikulturalisme Indonesia: Dari radikalisme menuju kebangsaan. Kanisius.
Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia, Strategi Reformasi Pendidikan Nasional. Bandung: Rosda.
Ujan, Andre Ata. (2009). Multikulturalisme: belajar hidup bersama dalam perbedaan. Indeks.
Vebrianto Susilo, Sigit. (2018). Refleksi Nilai-Nilai Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dalam Upaya Upaya Mengembalikan Jati Diri Pendidikan Indonesia. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1), 33–41. Retrieved from file:///D:/Tutorial Jahit/KI DEWA.pdf
Widyastuti, Myta. (2021). Peran Kebudayaan dalam Dunia Pendidikan The Role Of Culture In The World Of Education. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan Dan Wawasan Kebangsaan, 1(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jajat Darojat Jajat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

